Abu Eddie Van Halen Ditebar Anaknya Di Samudra Pasifik

Sudah lebih dari dua bulan sejak kematian gitaris legendaris Eddie Van Halen, penyebab kematiannya telah diumumkan secara resmi. Meskipun marak diberitakan kematian Eddie karena didasari oleh kanker tetapi penyebab kematiannya secara langsung merupakan stroke.

Berdasarkan dari sertifikat kematian yang diperoleh oleh TMZ. Ada sejumlah penyakit yang menyebabkan gitaris Van Halen ini meninggal dunia. Penyebab langsungnya yang terdaftar adalah Serebrovaskular, yang merupakan istilah medis untuk stroke. Di antara penyebab yang mendasari adalah pneumonia yang dideritanya selama satu bulan. Sindrom myelodysplastic atau biasa disebut kelainan sumsum tulang, yang dideritanya selama lima bulan, dan kanker paru-paru, yang telah ia perjuangkan selama tiga tahun. Selain itu juga terungkap pula bahwa Eddie menderita kanker kulit di kepala dan lehernya serta atrial fibillation atau detak jantung tidak teratur

Dalam berkas sertifikat kematiannya juga terungkap jika jenazah Eddie Van Halen di kremasi 22 hari setelah kematiannya dan abunya diberikan pada anaknya, Wolfgang Van Halen untuk ditebarkan di samudra pasifik.

Beberapa sumber mengatakan, salah satu dari keinginan terakhir Eddie adalah untuk menebar abunya di lepas pantai kota kesayangannya, Malibu, California. Sehingga sebagai penghormatan, Wolfgang mengabulkan keinginan ayahnya tersebut.

Dalam wawancaranya bulan lalu, Wolfgang mengatakan ia dibanjiri dengan dukungan dari penggemar ayahnya, yang telah didiagnosa kanker paru-paru stadium empat di tahun 2017 dan hanya memiliki harapan hidup selama 6 minggu. Perawatan Eddie di jerman membantunya untuk hidup lebih lama. Wolfgang berkata waktu yang ia lalui dengan ayahnya pada hari-hari terakhirnya merupakan suatu anugerah, tapi “sangat sulit”

“Setiap momen yang kulewati bersamanya, di atas dan di luar panggung, adalah hadiah,” tulis Wolf melalui Twitter.

Wolf mendedikasikan sebuah single buat Eddie. Single tersebut bertajuk Distance, yang menjadi single debut Wolf sebagai solois.

“Aku membuat lagu ini saat ayahku mulai menderita sakit. Kala itu, aku membayangkan bagaimana rindunya aku jika ia sudah tiada,” kata Wolf dilansir Aceshowbiz.

Pada 7 November lalu, Wolf sempat mengunggah foto di akun Instagramnya yang memperlihatkan kebersamaannya dengan Eddie Van Halen. Satu bulan setelah kepergian Eddie, Wolf mengaku begitu merindukan sosok sang ayah.

“Aku rindu berbicara denganmu. Aku rindu tertawa denganmu. Aku rindu mendengarkan musik bersamamu. Aku rindu membuat musik bersamamu. Aku merindukan segalanya. Aku sangat menyayangimu. Sangat sulit berada di sini tanpamu,” tulis Wolf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *