Eddie Van Halen Meninggal Setelah Berjuang Melawan Kanker

Jakarta, CNN Indonesia — 

Eddie Van Halen, gitaris grup hard rock ikonik, meninggal dunia pada Selasa (6/10) setelah berjuang cukup lama melawan kanker. Rocker grup band yang menyandang nama keluarganya itu meninggal pada usia 65 tahun.

“Saya tidak percaya saya harus menulis ini, tetapi ayah saya, Edward Lodewijk Van Halen, telah melepas perjuangannya yang panjang dan sulit melawan kanker pagi ini,” tulis putra Eddie, Wolf Van Halen dalam pesan di Twitter disertai foto ayahnya, seperti dikutip AFP.

“Dia adalah ayah terbaik yang pernah saya punya,” tambahnya.

Setiap momen Eddie Van Halen baik di atas panggung maupun di luar panggung, menurutnya, adalah sebuah hadiah yang istimewa.

“Hatiku hancur dan kurasa aku tidak akan pernah pulih sepenuhnya dari kehilangan ini. Aku sangat mencintaimu, Pop,” ujarnya.

Eddie Van Halen lahir di Belanda pada 26 Januari 1955 dan dibesarkan di California. Dia mendirikan Van Halen bersama kakak laki-lakinya, Alex pada 1970-an dan dengan cepat mendapatkan basis penggemarnya.

Van Halen telah menjual album lebih dari 75 juta kopi di seluruh dunia dan memiliki banyak hit populer di tangga lagu rock papan atas AS dibandingkan artis lainnya. Salah satu hit klasik Van Halen yaitu Runnin’ with the Devil.

Eddie dan Alex lahir dari pasangan Jan Van Halen, seorang pemain saksofon dari Belanda yang memiliki keturunan Swedia, dan Eugenia van Beers, seorang Eropa-Indonesia (Indo) dari Rangkasbitung. Keluarga ini beremigrasi pada 1962 ke California.(pmg/pmg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *